Pemerintah Buka Layanan Konsultasi Kesehatan Jiwa

maiwanews – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan membuka layanan konsultasi kesehatan jiwa melalui pusat panggilan 119. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat jika tidak nyaman atau cemas oleh Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Selain layanan pusat panggilan 119, masyarakat juga dapat berkonsultasi melalui laman resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI) di  www.pdskji.org.

Dalam keterangan persnya, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Fidiansjah mengatakan layanan konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di nomor 119 ekstensi 9 sementara nomor 119 ekstensi 8 digunakan untuk layanan terkait COVID-19.

“Sekarang 119 extension 8 bisa untuk akses kanal masalah kesehatan jiwa, semoga bisa membuat masyarakat terbebas dari masalah kesehatan jiwa”, kata Fidiansjah pada konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB Jakarta, Jum’at 1 Mei.

Layanan konsultasi kesehatan jiwa juga bisa diakses secara gratis melalui aplikasi Sehatpedia, aplikasi ini disediakan oleh Kementerian Kesehatan berbasis layanan telemedicine.

Laman organisasi profesi PDSKJI menyediakan pemeriksaan secara mandiri untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa seseorang. Layanan swaperiksa terbagi tiga kategori, masing-masing adalah pemeriksaan kecemasan, trauma psikologis, ataupun depresi.

Dalam pemeriksaan secara mandiri tersebut pengguna memasukan informasi usia dan wilayah tempat tinggal kemudian menjawab beberapa pertanyaan untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa pengguna.

Swaperiksa membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua menit, setelah itu pengguna langsung bisa mendapatkan hasilnya apakah dalam kondisi baik-baik saja atau cemas dan depresi.

Jika hasilnya adalah ada gangguan kecemasan, depresi, atau mengalami trauma psikologis maka pengguna disarankan untuk menghubungi psikiater atau psikolog untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

PDSKJI juga dikatakan membuka pendampingan masalah psikososial terkait COVID-19 secara daring melalui akun media sosial Instagram di @pdskji_indonesia. (GT Nasional)