Pemkab Gowa Komitmen Canangkan Satu Desa Satu Sarjana

20220701-kantor-bupati-kabupaten-gowa-prod12jun2022
Kantor Bupati Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. 12 Juni 2022. (Foto: andik)

maiwanews – Untuk terus membangun SDM (Sumber Daya Manusia) di wilayah Pemerintahan Kabupaten Gowa, yang unggul dan berkualitas maka Pemkab Gowa mendorong kualitas di sektor pendidikan. Salah satunya dengan menghadirkan program satu sarjana satu desa dan kelurahan dengan menggandeng pemerintah desa dan kelurahan.

Saat membuka Rapat Koordinasi dalam Rangka Sinkronisasi dan Harmonisasi Penyelenggaraan Pemerintahan, Pelaksanaan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat yang digelar di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (30/06/2022), Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan bahwa program ini tiada lain untuk mewujudkan Kabupaten Gowa yang lebih baik lagi di masa yang akan datang dengan mempersiapkan kualitas sumber daya manusianya.

Karena menurut Adnan jika SDM yang dimiliki suatu daerah, bangsa dan negara berkualitas, maka yakin dan percaya daerah, bangsa, dan negara tersebut pasti akan maju. Adnan menjelaskan banyak contoh negara yang tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang banyak, tetapi mampu menjadi negara maju karena membangun SDM yang baik, unggul dan berkualitas.

“Singapura yang tidak memiliki SDA yang cukup, tetapi Singapura bisa maju. Karena Singapura mempersiapkan dan membangun SDM nya,” jelasnya.

Adnan melanjutkan, membangun SDM tidak sama dengan membangun infrastruktur. Sebab membangun infrastruktur bisa langsung dilihat hasilnya dalam waktu satu sampai dua tahun kedepan, sementara membangun SDM merupakan investasi jangka panjang dan hasilnya baru bisa dirasakan 15 sampai 20 tahun kedepan.

Bupati Adnan mengatakan Kabupaten Gowa sudah harus mempersiapkan SDM yang baik dan unggul dari sekarang. Karena tambah Sekretaris Jendral Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Indonesia diperkirakan pada tahun 2045 akan menuju Indonesia Emas.

Salah satu Indikator Indonesia Emas 2045 adalah bonus demografi, dimana usia produktif lebih besar dibandingkan usia yang non produktif. Jadi ke depannya anak muda akan lebih banyak. Kalau anak mudanya lebih banyak maka dari sekarang kita harus mempersiapkannya.

Maka dari itu harapan Adnan untuk para kepala desa dan lurah agar ikut mendukung program ini. Agar Kabupaten Gowa bisa memiliki SDM yang baik dan bisa membawa daerah, bangsa dan negara ini ke arah yang lebih baik. Kedepannya setiap desa dan kelurahan akan mengirim anak berprestasi untuk kuliah di univeristas yang telah diajak kerjsama menggunakan dana desa dan dana kelurahan.

“Kita menggandeng desa dan kelurahan, karena banyak sekali anak-anak berprestasi yang hebat dan pintar di desa maupun di kelurahan tetapi tidak punya biaya untuk berkuliah. Karena mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai UUD 1945 menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah,” ucapnya.

Sementara Kabid (Kepala Bidang) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pedidikan Kabupaten Gowa, Ulfa Tenri Batari mengatakan tahun ajaran 2022/2023 Pemkab Gowa akan menggandeng 5 (lima) perguruan tinggi di Sulawesi Selatan dari jumlah 22 universitas negeri maupun swasta yang ada di Sulawesi Selatan.

“Lima universitas yang bersedia untuk bersama dengan kita di tahun akademik 2022/2023, tiga universitas negeri dan dua universitas swasta,” ungkapnya.

Lima universitas yang akan digandeng tersebut yaitu, Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dan Universita Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Ikut hadir dalam Rapat Koordinasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsina, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Firman Jamaluddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Muh Basir, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Rieke Susanti. (i)