Pengamat: Perlu Diangkat Jubir Bansos Sebagai Pintu Komunikasi

maiwanews – Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner, Emrus Sihombing, menilai penting untuk diangkat seorang juru bicara sebagai pintu komunikasi bantuan sosial. Dalam pesannya Selasa 5 Mei, Emrus mengatakan juru bucara ini berfungsi melakukan dialektika komunikasi dengan berbagai pihak.

Emrus Sihombing. (Foto: Emrus)

Dialektika komunikasi terutama perlu dilakukan terhadap anggota masyarakat penerima Bansos (Bantuan Sosial), sehingga pesan di masyarakat tidak simpang siur. Pesan bersifat mengacaukan dapat memanipulasi persepsi publik seolah pengelolaan Bansos tidak berjalan dengan baik. Pesan semacam ini, menurut Emrus bisa saja dikapitalisasi oleh pihak tertentu.

Dengan adanya juru bicara (jubir) ini, semua pesan baik dalam bentuk fakta, data, informasi dan atau infografis, bukti, serta argumentasi tarkait dengan pengelolaan Bansos dapat terkelola dengan baik melalui prinsip-prinsip manajemen komunikasi professional dan terukur. Emrus menambahkan, karena itu, juru bicara ini sekaligus berfungsi mengkoordinir informasi dan komunikasi dari kementerian dan lembaga pemerintah terkait penanganan dan penyaluran Bansos.

Terkait sosok paling pas menjadi jubir, Emrus menyarankan posisi ini menjadi tugas pokok juru bicara presiden atau kepala biro komunikasi dan informasi dari Kemenko PMK atau kepala biro komunikasi dan informasi dari Kemensos. Dia sebaiknya diangkat oleh presiden supaya punya kekuatan dalam melakukan koordinasi.

Sosok tersebut menurut Emrus juga harus memahami betul dan mampu mengimplementasikan konsep dasar komunikasi, teori komunikasi, memiliki reputasi komunikasi di ruang publik sehingga sangat piawai dalam setiap wacana publik tentang penanganan dan penyaluran Bansos.

Sudah tidak saatnya pengelolaan komunikasi dan informasi pemerintah, hanya berfokus membantah disinformasi. Tidak boleh lagi penanganan komunikasi dan informasi pemerintah seperti pemadam kebakaran. Juru bicara pemerintah dan kepala biro komunikasi kementerian dan lembaga pemerintah harus menjadi kepala, tidak beleh jadi ekor komunikasi dan informasi di tengah masyarakat.

Sebab, penanganan komunikasi dan informasi secara professional, baik, dan handal tentang Bansos, maka isu-isu miring akan tertangani dengan baik karena pemerintah pusat sudah menjadi leading sector di bidang isu dan sudah tercipta imunisasi komunikasi di peta kognisi khalayak publik. (Emrus)