Pilkada 2024 Berpotensi Mundur ke 2027

maiwanews – Komisioner KPU Ilham Saputra menegaskan Pemililhan Kepala Daerah 2024 kemungkinan diundur ke 2027. “Sepertinya akan diundur lagi pilkada dan pemilu serentaknya pada 2027”, ungkap Ilham dalam keterangan tertulisnya Selasa 23 Juni. Saat ini sedang dibahas oleh pemerintah dan DPR.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah sedang menggagas, merencanakan, atau merancang undang-undang bagaimana format Pemililhan Kepala Daerah (pilkada) dan Pemiluhan Umum (pemilu).

Pilkada serentak telah dilakukan eberapa kali, yaitu pada tahun 2015 sebanyak 269 daerah menggelar pilkada serentak. Kemudian pada tahun 2017 dilaksanakan di 101 daerah, dan tahun 2018 sebanyak 171 daerah. Beberapa daerah harusnya melaksanakan pilkada pada tahun 2022 dan 2023, namun diundur ke 2024. Kekosongan akan diisi oleh pelaksana tugas.

Jika mengacu pada Undan_Undang (UU) Pilkada, maka tahun 2020 adalah untuk terakhir kalinya Pilkada serentak sebelum Pemilu Serentak 2024. Kepala daerah terpilih dalam Pilkada 2020 hanya akan menjabat hingga 2024. Kemudian pada tahun 2024, rencananya Indonesia untuk pertama kali akan menyerentakkan Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg), dan Pilkada.

Ketua KPU RI Arief Budiman sebelumnya mengatakan penerapan protokol kesehatan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di 270 daerah penyelenggara pilkada akan sama. Harus jaga jarak, ada pembersih tangan, menggunakan masker, dan aturan-aturan lainnya. (Kominfo)