PM Lebanon Serukan Pemerintahan Baru

maiwanews – Perdana Menteri sementara Lebanon, Hassan Diab, dalam sebuah pidato hari Sabtu 6 Maret mendesak para politisi untuk segera membentuk pemerintahan baru. Ia juga mengancam akan berhenti dari jabatannya. Pidato disampaikan saat massa melakukan aksi demonstrasi.

Para pengunjuk rasa turun ke jalan memprotes krisis ekonomi di Lebanon. Mereka memblokir beberapa ruas jalan selama 5 hari berturut-turut. Krisis keuangan Lebanon mulai terjadi pada tahun 2019, berdampak pada hilangnya pekerjaan.

Aksi bakar ban dilakukan beberapa kelompok demonstran untuk menutup ruas jalan, itu dilakukan sejak nilai mata uang Lebanon turun Selasa 2 Maret. Penurunan nilai mata uang Lebanon memicu kemarahan di mana masyarakat sebelumnya telah khawatir akan terjadinya krisis keuangan.

Pada bulan Agustus 2019 kabinet Diab mengundurkan diri menyusul ledakan dahsyat di sebuah pelabuhan di Kota Beirut. Pengunduran diri kabinet Diab disusul terjadinya kekacauan. (VOA)