Polisi : Penganiayaan Kece Diduga Pelakunya 5 Orang Termasuk Napoleon

maiwanews – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri masih terus melakukan penyelidikan hingga naik ke tahap penyidikan kasus penganiayaan terhadap Kece dengan meminta keterangan Irjen Napoleon Bonaparte serta sejumlah saksi lainnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, Napoleon disebut sempat mengakui perbuatannya saat proses hukum masih dalam penyelidikan, namun saat kasus terus diusut, Napoleon malah menyangkal pengakuannya sendiri hingga akhirnya masuk tahap penyidikan.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, temuan sepanjang pengusutan terhadap Napoleon, ada dua peristiwa penganiayaan yang menimpa Kace selama mendekam di balik jeruji besi yang terletak di rubanah Mabes Polri itu.

“Pertama itu sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tanggal 26, sementara yang kejadian (Pasal) 351 itu sendiri terjadi di sore hari sekitar pukul 15.00 WIB,” ungkap Andi Rian kepada wartawan, Rabu (29/9/2021).

Temuan lain kata Andi, terungkap dalam prarekonstruksi bahwa bukan cuma NB yang melakukan dugaan penganiayaan, melainkan ada empat napi lain yang juga diduga ikut melakukan penganiayaan.

Karena penyidik melihat NB mempengaruhi napi-napi lain kata Andi, maka dalam proses pemeriksaan, polisi memutuskan mengisolasi Napoleon selama beberapa waktu.

Sebelumnya, kasus penganiayaan Kece ini sempat heboh karena surat Napoleon beredar di publik. Dalam surat terbuka itu, Napoleon mengungkapkan alasan menganiaya Kece.

Napoleon mengatakan, siapapun boleh menghina dirinya tapi tidak boleh menghina Allah Subhanahu Wata’ala, Nabi Muahammad Sallallahu Alaihi Wasallam, dan kitab suci Al’quran.