Prabowo: Asing Anggap Rakyat dan Pemimpin Indonesia Bodoh, Bisa Dibeli

maiwanews – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengatakan, selama ini bangsa asing menganggap rakyat maupun pemimpin Indonesia bodoh, bisa dibohongi dan bisa dibeli.

Hal itu disampaikan Prabowo Subianto di sela-sela acara rapat akbar Partai Gerindra dalam rangka memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, di JIexpo Hall D2, Kemayoran, Jakarta, Minggu (8/12/2017).

“Rakyat kita, rakyat Indonesia dianggap bodoh, dianggap bisa dibohongi. Bangsa Indonesia termasuk pemimpinnya. Pemimpin-pemimpin Indonesia dianggap, dinilai bisa dibeli,” ujar Prabowo.

Bukan hanya itu sambung Prabowo, bangsa asing juga secara terang-terangan kerap melakukan penghinaan kepada rakyat Indonesia dan juga menghina para pemimpin Indonesia.

Prabowo menjelaskan, sikap-sikap yang merendahkan martabat dan harga diri bangsa seperti itu, akan merusak bangsa Indonesia termasuk generasi penerus di masa mendatang.

Karena itu Prabowo meminta kepada para kader Partai Gerindra untuk berjuang keras mengembalikan harga diri bangsa Indonesia yang telah diinjak-injak oleh bangsa asing.

Mantan Danjen Kopassus sekaligus mantan Pangkostrad itu menepis jika ada anggapan bahwa ajakannya untuk mengembalikan harga diri bangsa itu disebut makar.

Prabowo menegaskan, perjuangan Partai Gerindra senantiasa berada di atas Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Kapi kata Prabowo lagi, bukan UUD yang lahir dari hasil akal-akalan bangsa lain.