PSBB Jakarta Diperpanjang Hingga 4 Juni 2020

maiwanews – Gubernur Jakarta Selasa 19 Mei mengumumkan perpanjangan PSBB di wilayahnya mulai 22 Mei sampai 4 Juni. Sebelumnya pembatasan sudah diberlakukan sejak 10 April, sudah diperpanjang untuk kedua kalinya dan akan berakhir 21 Mei.

Saat kasus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) mulai merebak pertengahan Maret silam, Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) mengambil kebijakan meliburkan sekolah. Anies juga menutup tempat wisata, menghimbau warganya untuk bekerja dari rumah, dan melarang berbagai kegiatan melibatkan banyak orang.

Dengan kebijakan itu Anies mengaku telah terjadi penurunan angka reproduksi virus korona. Dari 4 pada bulan Maret, sejak pertengahan April sampai bulan Mei ini menjadi 1.

Dijelaskan bahwa angka 4 berarti satu penderita COVID-19 bisa menularkan kepada empat orang lainnya. Sedangkan angka satu berarti satu orang bisa menularkan kepada satu orang lainnya. Kalau di bawah 1, berarti tidak ada lagi penularan.

Jika masyarakat disiplin selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlaku dengan tetap berada di rumah, Anies mengatakan “Insya Allah setelah dua minggu ini kita bisa keluar dari fase PSBB”. Ia meyakini atas izin Allah ini menjadi fase terakhir PSBB. Setelahnya masyarakat bisa kembali berkegiatan dengan tetap meningkatkan kewaspadaan.

Jika kebijakan PSBB di Jakarta berakhir, Anies meminta semua warganya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan terutama terkait COVID-19, termasuk diantaranya adalah menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

Jika nanti PSBB sudah tidak ada, jangan dianggap sudah ada kelonggaran. Jika protokol kesehatan dilanggar setelah PSBB berakhir, maka angka reproduksi virus korona di Jakarta bisa meningkat lagi seperti di bulan Maret. (VoA/fw/em)