Rencana Pembangunan RS Pusat Otak Nasional Bahas Lokasi Lahan

maiwanews – Rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Pusat Otak Nasional masuk ke tahap pembahasan lahan oleh Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, dengan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kementerian Kesehatan RI, Prof dr Abdul Kadir.

Pertemuan tersebut adalah untuk kedua kalinya, sebelumnya mereka telah melakukan pertemuan pada 17 April.

Dalam pertemuan di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulaawesi Selatan (Sulsel), Jumat 4 Juni tersebut, kedua pihak membahas lahan tempat membangun. Beberapa titik telah disurvei, namun belum ada pernyataan mengenai lahan terpilih.

Dalam keterangannya, Plt Gubernur Andi Sulaiman mengatakan untuk biaya pelaksanaan proyek tersebut dianggarkan dana sebesar Rp900 miliar. Merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Ia menjelaskan RS tersebut nantinya tidak hanya menangani masalah otak, tapi juga jantung, stroke, kanker, dan lainnya. Adapun rencana pembangunan fisik diperkirakan mulai dilakukan pada tahun 2022. Saat ini masih dalam tahap survei lokasi lahan milik pemprov.

Terkait penamaan, Plt Gubernur tersebut mengusulkan agar menggunakan nama rumah sehat, ia berharap masyarakat nantinya datang ke tempat itu karena upaya tindakan prepentif. Meski ada layanan pemulihan, tapi lebih memperkuat upaya pencegahan. Dalam pelaksanaannya nanti akan dibantu oleh Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat). (Humas Pemprov Sulsel)