Rusia Harap Amerika Kembali ke Kesepakatan Nuklir Iran

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

maiwanews – Moskow berharap bahwa Amerika Serikat akan melaksanakan niat sebagaimana disuarakan sebelumnya untuk kembali ke Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA), atau biasa juga disebut perjanjian nuklir Iran.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan dalam sebuah wawancara dengan media massa China bahwa setelah mengumumkan penarikannya dari kesepakatan tersebut, Washington tidak hanya berhenti dengan pelaksanaan kewajibannya, tetapi juga mengajak negara lain dalam perjanjian itu.

“Saya berharap bahwa hari ini pemerintah AS, yang menyatakan niat untuk kembali ke kesepakatan nuklir, memenuhi niat yang disuarakannya”, ungkap Menlu (Menteri Luar Negeri) Lavrov.

JCPOA ditandatangani antara Iran, lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Rusia, Inggris Raya, China, Amerika Serikat dan Prancis), dan Jerman pada tahun 2015.

8 Mei 2018, masalah kesepakatan nuklir memburuk secara dramatis setelah Presiden AS (Amerika Serikat) saat itu, Donald Trump, mengumumkan penarikan Washington dari JCPOA dan menerapkan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran.

Presiden AS saat ini, Joe Biden, berulang kali menyatakan kesiapan negaranya untuk kembali ke kesepakatan nuklir sebelumnya dengan Iran, namun, Menlu Lavrov menyebut sejauh ini tidak ada langkah praktis pemerintah AS. (Tasnim)