Said Iqbal Jadi Presiden Partai Buruh, Ferri Nuzarli Sebagai Sekjen

20201007-sejumlah-buruh-demo-uu-ciptaker
Sejumlah buruh dalam kelompok KSPI melakukan aksi unjuk rasa di Purwakarta Provinsi Jawa Barat. Rabu 7 Oktober 2021.

maiwanews – Diputuskan dan dilantik di Sidang Kongres Nasional IV Partai Buruh, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal resmi menjabat sebagai Presiden Partai Buruh periode 2021—2026.

Awalnya, bersama Agus Supriyadi sebagai Wakil Presiden Partai Buruh dan Ferri Nuzarli sebagai Sekretaris Jenderal, Said Iqbal menerima surat keputusan/mandat dari ketua umum partai yang lama, Sony Pudjisasono.

Usai menerima mandat, pimpinan sidang Mirah Sumirat melantik Said Iqbal, Agus Supriyadi dan Ferri Nuzarli bersama jajaran pengurus pusat Partai Buruh lainnya.

Usai dilantik, Said Iqbal kepada wartawan mejelaskan sejumlah nama yang menduduki struktur Partai Buruh dan sebelumnya juga ikut dilantik seperti Bendahara Umum Luthano Budyanto, Ketua Badan Pendiri (Majelis Rakyat) Sonny Pudjisasono, Ketua Majelis Nasional Agus Ruli Ardiansyah, dan Ketua Mahkamah Partai Riden Hatam Azis.

Said Iqbal mengatakan, Badan Pendiri yang masuk dalam Majelis Rakyat Partai Buruh terdiri atas 11 organisasi, yakni partai buruh yang lama, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), dan Serikat Petani Indonesia (SPI).

Anggota Majelis Rakyat lainnya kata Said, yakni Organisasi Rakyat Indonesia, Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Minyak, Gas Bumi, dan Umum (FSP-KEP), Federasi Serikat Pekerja Farmasi, dan Kesehatan Reformasi (FSP-Farkes R).

Ternyata bukan hanya organisasi buruh perusahaan, Forum Guru Honorer Tenaga Honorer dan Guru Swasta (FPTHSI) serta Gerakan Perempuan Indonesia sambung Said, juga masuk dalam jajaran sebagai Badan Pendiri.

Ditambahkan Said Iqbal, Majelis Rakyat sebagai Badan Pendiri memiliki wewenang sangat istimewa yakni bisa mengajukan penyelenggaraan kongres dan kongres luar biasa.

Dengan keberadaan ke-11 oraganisasi yang berfungsi sebagai pemilik Partai Buruh jelas Said, membuktikan bahwa Partai Buruh bukan partai dinasti. “Partai Buruh bukan partai dinasti,” kata Said di Jakarta, Selasa (5/10/2021).