Saudi Izinkan Umrah, Fahira: Pengendalian Pandemi Jadi Kunci

20211014-fahira-idris
Fahira Idris.

maiwanews – Keputusan Arab Saudi untuk mengizinkan jemaah untuk menunaikan umrah dinilai Fahira Idris sebagai bukti bahwa pengendalian pandemi menjadi kunci. Dalam keterangannya Kamis 14 Oktober anggota DPD RI asal Jakarta itu tidak lepas dari semakin membaiknya penanggulangan COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan vaksinasi di Indonesia.

Perkembangan positif dalam upaya pengendalian virus membuat pemerintah Kerajaan Saudi dan negara lain menilai jalur Indonesia sudah tepat. Fahira mengungkapkan semua dampak pandemi dapat diatasi jika semua sumbe daya dikerahkan untuk menangani COVID-19. Keputusan pemerintah untuk menjadikan kepentingan kesehatan sebagai prioritas mulai memperlihatkan hasil.

“Ini bukti bahwa penendalian pandemi menjadi kunci bagi Indonesia dalam menata kehidupannya”, ungkap Fahira di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta. Ia menambahkan, saat ini pengendalian pandemi menjadi salah satu parameter posisi sebuah negara. Jika cakupan vaksinasi tinggi, maka posisi tawar akan lebih baik.

Lampu hijau bagi jemaah umrah Indonesia tidak lepas dari membaiknya situasi masa pandemi serta cakupan vaksinasi. Selama pandemi bisa ditanggulangi dengan baik, maka akan didapatkan berbagai kemudahan, terutama dalam membangun kembali ekonomi.

Senator DKI Jakarta ini menyampaikan apresiasi atas kerja diplomatik pemerintah terutama kementerian terkait atas diterbitkannya izin umrah. Kemlu (Kementerian Luar Negeri), Kemenkes (Kementerian Kesehatan), dan Kemenag (Kementerian Agama) mempunyai peran penting dalam hal ini.

Fahira berharap ganjalan dalam persoalan teknis antara kedua negara terkait pelaksanaan ibadah umrah segera mendapat titik temu. Jika hal-hal teknis telah disinkronkan dengan baik, selanjutnya perlu dilakukan sosialisasi persyaratan menunaikan ibadah umrah. Karena semua jemaah harus faham dan patuh pada aturan agar terhindar dari kendala.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui nota diplomatik Kedubes (Kedutaan Besar) Arab Saudi di Jakarta 8 Oktober menyampaikan beberapa hal: Pertama, Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berwenang Saudi Arabia terkait aturan pelaksanaan umrah bagi jemaah asal Indonesia. Kedua, Komite khusus di Kerajaan Saudi Arabia saat ini sedang bekerja meminimalisir segala hambatan penyebab jemaah Indonesia tidak dapat menjalankan ibadah umrah. (z/Fahira Idris)