Terkait Rekening Gendut, Presiden Panggil Kapolri

bambang hendarso danurimaiwanews – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memanggil Kepala Kepolisian RI, Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) terkait ‘rekening gendut’ sejumlah perwira tinggi Polri.

“Presiden SBY telah memanggil dan meminta penjelasan dari Kapolri pada Sabtu lalu,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Denny Indrayana, di Jakarta, Kamis 29 Juli 2010.

Menurut Denny, Presiden meminta kepada Kapolri untuk kembali memperjelas, mempertegas keterangan terkait masalah rekening tersebut kepada publik, karena penjelasan yang telah diberikan kepolisian masih mengundang pertanyaan.

Denny menjelaskan, Presiden menegaskan akan pentingnya kepolisian menuntaskan masalah seperti ini, agar masyarakat tidak kehilangan kepercayaan kepada institusi kepolisian secara keseluruhan.

“Bagaimanapun tanpa kepercayaan masyarakat, kerja kepolisian akan banyak yang terkendala,” kata mantan pengamat hukum tatanegara itu menegaskan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari 23 rekening petinggi Polri yang diduga bermasalah, 17 rekening diantaranya telah diklarifikasi Mabes Polri sebagai rekening wajar.

Manurut Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang beberapa waktu lalu, enam rekening sisanya, dua terkait rekening sedang menjalani proses hukum, selebihnya tidak terklarifikasi karena berbagai alasan.

Pada kesempatan berikutnya, Kapolri Bambang Hendarso Danuri mempertegas pernyataan Mabes Polri itu. Bambang mengatakan kepada wartawan ketika itu, soal rekening gendut sudah selesai.