Turki Prihatin atas Normalisasi Hubungan Diplomatik Bahrain Israel

maiwanews – Kami mengungkapkan keprihatinan kami dan kecaman keras atas keputusan Kerajaan Bahrain untuk mengikuti Uni Emirat Arab dengan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Pernyataan ini terungkap dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri Turki Jumat 11 September.

Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Turki menyebut keputusan Bahrain itu bertentangan dengan komitmennya di bawah Inisiatif Perdamaian Arab dan dalam kerangka Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Langkah Bahrain berdamai dengan Israel akan memberikan pukulan lain bagi upaya untuk mempertahankan perjuangan Palestina dan akan semakin memberanikan Israel untuk melanjutkan tindakan ilegalnya dan upaya untuk melanggengkan pendudukan wilayah Palestina.

Perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan Timur Tengah hanya dapat dicapai melalui penyelesaian adil dan komprehensif atas masalah Palestina sesuai dengan hukum internasional dan resolusi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Konsesi yang tidak bertanggung jawab yang dibuat atas dasar kepentingan yang didefinisikan secara sempit dan atas tekanan dan paksaan dari aktor eksternal tidak dapat menghapus atau menggantikan kenyataan ini. (Kemenlu Turki)