UE Lakukan Penyelidikan Anti Monopoli Apple Pay dan App Store

maiwanews – Uni Eropa mulai proses penyelidikan terhadap aplikasi selular dan alat pembayaran Apple. Pemyelidikan mulai dibuka pada Selasa 16 Juni, kebijakan ini dilakukan berdasarkan kekhawatiran terjadi praktik monopoli dimana terjadi distorsi kompetisi.

Komisi Eksekutif Uni Eropa (UE) melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan pembatasan pilihan dan inovasi, serta penetapan harga tinggi atas aplikasi. Jika terbukti benar, maka ini dianggap telah nerugikan konsumen. Atas kecurigaan ini pihak Apple telah menyangkal dengan meyebut tuduhan itu tidak berdasar.

Komisi Eksekutif UE mengkaji apakah aturan sistem pembayaran Apple Pay mengharuskan toko-toko online menjadikannya sebagai pilihan atau opsi standar, dan akan secara efektif menutup sistem pembayaran saingannya.

Selain itu dilakukan juga penyelidikan terhadap dugaan pembatasan akses terhadap sistem pembayaran saingannya dengan adanya fungsi “tap and go” pada fungsi jaringan nirkabel di iPhone.

Apple dituding memaksa para pengembang untuk menggunakan sistem pembelian aplikasi milik perusahaan itu sendiri. Sistem ini disebut mengenakan komisi 30 persen. Apple juga ditengarai membatasi pengembang untuk memberitahu para pengguna iPhone dan iPad tentang opsi lain pembayaran layanan digital seperti langganan musik. (VOA/em/ft)