Upaya Elon Musk Tanam Cip Otak Neuralink pada Manusia Dekati Kenyataan

20200820-elon-musk-neuralink-neuroteknologi
Elon Musk saat mempresentasikan penanaman chip otak Neuralink pada babi. Jumat, 28 Agustus 2020.

maiwanews – Neuralink, perusahaan neuroteknologi mulai merekrut karyawan kunci untuk menjalankan uji klinisnya, menandakan bahwa ia semakin dekat untuk memulai pengujian implan otak pada manusia. Perusahaan itu telah memasang iklan untuk mempekerjakan direktur uji klinis dan koordinator uji klinis.

Langkah itu dilakukan perusahaan Elon Musk sembari menunggu persetujuan peraturan. Pihak Neuralink mengatakan direktur akan memimpin dan membantu membangun tim penelitian klinis dan akan mengembangkan interaksi pengaturan dengan lingkungan serba cepat dan terus berkembang. Demikian dilaporkan RT hari Jumat (21/01/2022).

Musk, salah seorang pendiri Neuralink, bulan lalu menyatakan harapannya agar cip (chip) otak dapat ditanamkan pada manusia sekitar tahun 2022, sambil menunggu persetujuan untuk rencana pengujian oleh badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat FDA (Food and Drug Administration).

Musk dan mitra Neuralink-nya mendirikan perusahaan pada tahun 2016 untuk mengembangkan cip otak, perangkat ini menghubungkan manusia dengan komputer. Dia mengklaim bahwa implan akan memungkinkan orang lumpuh untuk mengontrol perangkat seperti ponsel (telepon seluler) pintar (smartphone) dengan otak mereka.

Diharapkan lebih banyak kemajuan, termasuk solusi untuk banyak cacat fisik dengan menjembatani sinyal antar neuron, begitu pengujian manusia dimulai.

Neuralink telah menguji cipnya di otak monyet dan babi. April tahun lalu, perusahaan memposting rekaman seekor monyet bermain video game dengan pikirannya.

Rencana subyek uji manusia pertama adalah orang-orang dengan cedera tulang belakang parah, seperti lumpuh, kata Musk bulan lalu di pertemuan puncak Dewan CEO Wall Street Journal. “Kami memiliki kesempatan dengan Neuralink untuk mengembalikan fungsi seluruh tubuh kepada seseorang dengan cedera tulang belakang”, kata Musk. (z)