Vladimir Putin Hadiri Peringatan Perang Patriotik Raya

20220509-vladimir-putin-pada-parade-kemenangan-di-lapangan-merah-9mei2022
Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin pada parade militer untuk menandai peringatan 77 tahun Kemenangan dalam Perang Patriotik Raya (Great Patriotic War). Senin, 9 Mei 2022.

maiwanews – Presiden sekaligus Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Federasi Rusia Vladimir Putin menghadiri parade militer di Lapangan Merah bersama Menteri Pertahanan Sergei Shoigu. Parade ini menandai peringatan 77 tahun kemenangan pada Perang Patriotik Raya tahun 1941-1945.

Informasi dari Kantor Kepresidenan Rusia hari Senin (09/05/2022) menyebutkan, secara keseluruhan ada 11 ribu personel dan 131 unit peralatan militer terlibat dalam parade.

Dalam sambutannya, Presiden Putin menyampaikan, tanggal 9 Mei 1945 telah diabadikan dalam sejarah dunia selamanya sebagai kemenangan dari masyarakat Soviet bersatu, kohesi dan kekuatan spiritualnya, suatu prestasi tak tertandingi di garis depan.

“Saya mengucapkan selamat kepada Anda pada hari kemenangan raya”, seru Presiden Putin mengacu pada para veteran. “Hari ini, seperti di masa lalu, Anda berjuang untuk orang-orang kita di Donbass, untuk keamanan tanah air kita, untuk Rusia”, tegas Presiden Putin.

Presiden Putin menyatakan rasa bannga pada generasi pemenang dan menjadi penerus mereka. Merupakan tugas generasi sekarang untuk melestarikan ingatan terkait keberhasilan mengalahkan nazisme. Terlepas dari semua kontroversi dalam hubungan internasional, Rusia selalu menganjurkan pembentukan sistem keamanan setara dan tak terpisahkan, hal ini sangat dibutuhkan untuk seluruh komunitas internasional.

Menyinggung Donbass, Presiden Putin mengatakan, milisi Donbass bersama dengan militer Rusia bertarung di tanah mereka hari ini, di mana pangeran Svyatoslav dan Vladimir Monomakh, prajurit di bawah komando Rumyantsev dan Potemkin, Suvorov dan Brusilov menghancurkan musuh mereka. Di Donbass, para pahlawan perang patriotik seperti Nikolai Vatutin, Sidor Kovpak, dan Lyudmila Pavlichenko berjuang hingga akhir.

Presiden Puting mengaku telah berbicara dengan angkatan bersenjata Rusia dan milisi Donbass. Mengataka mereka berjuang untuk tanah air, masa depan, sehingga pelajaran Perang Dunia II tidak akan dilupakan. Hingga pada akhirnya tidak ada tempat di dunia untuk penyiksa, regu kematian dan Nazi.

Dengan menghancurkan Nazisme selama Perang Patriotik Raya, menunjukkan kepada kita bahwa mereka menjadi contoh kepahlawanan untuk segala usia. (hiu)