Wiku Pastikan Vaksin COVID-19 Aman Sebelum Disuntikkan

maiwanews – Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) Wiku Adisasmito memastikan keamanan vaksin sebelum disuntikkan. Vaksin diakatakan telah melalui beberapa tahap uji klinis, baik vaksin hasil kerja sama dengan negara lain maupun Merah Putih.

Penegasan itu disampaikan dalam konferensi pers Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Selasa 6 Oktober di Jakarta.

Menurut Wiku, tahapan pengembangan vaksin dimulai dari penelitian dasar, pada tahap ini peneliti/ilmuwan menelusuri mekanisme potensial berdasarkan ilmu sains biomedis. Setelah itu vaksin akan dibuat dalam jumlah terbatas untuk memasuki uji praklinis dan uji klinis tahap 1, 2 ,dan 3.

Terkait risiko Antibody-Dependant Enhancement (ADE), Wiku menjelaskan bahwa kondisi itu adalah reaksi tubuh karena antibodi tubuh melawan antigen berupa virus atau bakteri. Efek samping ini sejauh ini hanya ditemukan pada penyakit dengue dan sejenisnya dan tidak pada virus lain.

Menghadapi pandemi saat ini, pemerintah menargetkan vaksin korona tersedia untuk masyarakat pada tahun 2021, saat ini masih dalam tahap uji klinis vaksin.

Indonesia melalui BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Bio Farma bekerja sama dengan Sinovac tengah melakukan proses uji klinis fase 3 di Bandung. Kedua, kerja sama Kimia Farma dengan G42 Uni Emirat Arab juga telah masuk ke tahap uji klinis fase 3. Dan ketiga, kerja sama PT Kalbe Farma dengan Genexine Korea telah memasuki tahap uji klinis fase 1 dan 2A di Korea dengan 60 subyek. selain itu, pemerintah juga tengah Vaksin Merah Putih. (Setkab/UN)