CEO AirAsia: Saya Tersentuh Atas Kerja Luar Biasa Tim Pencari QZ8501

air-asiamaiwanews – CEO Grup AirAsia, Tony Fernandes mengaku tersentuh dengan kerja keras luar biasa yang telah dilakukan semua pihak yang tergabung dalam tim pencari pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang di Selat Karimata.

“Saya tersentuh oleh upaya yang luar biasa dan profesionalisme yang diajukan oleh BASARNAS, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian Indonesia,” kata Tony Fernandes usai berkunjug ke Pangkalan Bun seperti dismpaikan dalam akun facebook AirAsia, Kamis (31/12/2014).

Menurut Tony Fernandes, operasi pencarian dan penyelamatan sayangnya terhambat oleh cuaca buruk. Namun ia berharap, tim pencari akan dapat melanjutkan pencarian setelah cuaca sudah membaik.

Dalam kunjungannya ke Pangkalan Bun, Tony Fernandes berkesempatan bertemu dengan para pemangku kepentingan utama dari operasi SAR diantaranya Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Achmad Diran dan Deputi Bidang Potensi SAR (SAR), Marsekal Muda TNI Sunarbowo Sandi.

Dalam kesempatan itu, Tony Fernandes juga bertemu Operasi Bersama Kepala Wilayah II, Marsekal Muda TNI Abdul Muis; Kepala Joint Operation Wilayah I, Marsekal Muda TNI Agus Dwi Putranto; Central Kapolda Kalimantan, Brigadir Jenderal Hermanu dan Deputi Operasi Search And Rescue (SAR), Marsekal Pertama TNI Supriyadi.

Sejauh ini selain crisis center, pihak AirAsia telah mendirikan call center di empat negara. Call center ini disediakan untuk keluarga korban AirAsia QZ8501 dalam rangka mendapatkan informasi yaitu di Malaysia dengan nomor +60 3 21795959, Indonesia: +62 2129270811, Singapura: +65 63077688, dan Korea: 007 98142069940.

Semenjak AirAsia QZ8501 dinyatakan hilang pada Minggu (28/1/2014) lalu, Tony Fernandes memang tidak pernah abses hadir di lapangan untuk menjalin komunikasi langsung dengan sejumlah pihak termasuk para keluarga korban.

Tidak sampai di situ, hati pria kelahiran Kuala Lumpur Malaysia 30 April 1964 itu juga tergerak untuk melihat langsung dan merasakan langsung kerja keras tim gabungan dalam melakukan pencarian korban dan bangkai pesawat AirAsia QZ8501.

BERITA LAINNYA

.