maiwanews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata sudah berkali-kali meminta Komjen Budi Gunawan untuk mundur dari rencana pelantikannya sebagai Kapolri.
“Setahu saya sudah ada beberapa kali permintaan itu (mundur) diajukan,” kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2015).
Andi mengungkapkan, permintaan mundur dari Jokowi setelah Budi Gunawan dinyatakan berstatus tersangka dugaan penerimaan gratifikasi dan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Namun lanjut Andi, Komjen Budi berkukuh tetap mengikuti fit and proper test hingga akhirnya pencalonannya disetujui DPR menjadi Kapolri.
Seperti diketahui, BG ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi dan suap saat ia menjabat Kepala Biro Pembinaan Karir Deputi SDM Mabes Polri tahun 2006.
Teddy Tegaskan Tidak Ada Minuman Beralkohol dalam Jamuan Macron
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam di Banyuasin
Terjebak Banjir Bekasi, Petugas Izinkan Motor Lintasi Tol Cibitung-Tanjung Priok
Prabowo Subianto Kunjungi Gedung Parlemen India
Meriahkan Natal, 'Polisi Santa' Hadir di Jayapura









