maiwanews – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mendukung kebijakan pemerintah yang akan mengutamakan melengkapi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) produksi dalam negeri.
Alasannya kata Sadi, kebijakan tersebut dinilai sebagai salah satu strategi pembangunan jangka panjang yang nantinya akan menyerap insinyur-insinyur baru dalam jumlah yang lebih besar.
“Dan kami sudah hitung, kalau kebijakan ini dilaksanakan maka dibutuhkan tambahan profesi insinyur,” kata Said Didu, Ketua Umum PII usai bertemu Wapres Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu 27 Juli 2011.
Menurut Said Didu, kebijakan pemerintah untuk pemenuhan Alutsista yang mengutamakan produk dalam negeri ini, merupakanyang betul-betul berbasis engineer untuk menuju kemandirian.
Dijelaskan Said, Wapres Boediono mendukung program pengadaan Alutsista yang mengutamakan produksi dalam negeri. Menurut mantan Sekjen Kementerian BUMN itu, sejumlah fraksi di DPR juga telah menyatakan dukungan yang sama.









