Puluhan Pesawat Tempur Latihan Perang di Pulau Natuna

maiwanews – Puluhan pesawat tempur, helikopter dan pesawat angkut dan pesawat pendukung yang kini dimiliki TNI-AU dilibatkan dalam Latihan Operasi Udara di Pulau Natuna. Latihan dengan sandi “Angkasa Yudha 2013” itu, puncaknya akan berlangsung pada Kamis (31/10/2013).

Dalam latihan itu, enam Su-27/30 Sukhoi Skadron 11, empat F-16 Fighting Falcon Skadron 3, empat Hawk 109/209 Skadron 12, empat Hawk 109/209 Skadron 1 dan tiga EMB-314 Super Tucano Skadron 21, akan menggempur dengan bom dan roket Pulau Natuna yang diskenariokan dikuasai musuh.

Pesawat intai Boeing 737-200 Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasnuddin Makassar, pesawat Cassa 212 Skadron Udara 4 Lanud Abdurachman Saleh Malang, CN-295 Skadron 2, pesawat C-130 Hercules, pesawat CN-235, C-130 KC (Tanker), Helikopter SAR dan helikopter dukungan VIP juga terlibat memberikan dukungan.

Usai pengeboman oleh pesawat-pesawat tempur TNI AU di pantai maupun di darat, sekitar 400 Pasukan Khas Angkatan Udara (Paskhasau) yang diterjunkan oleh tujuh pesawat C-130 Hercules mengadakan penyerbuan ke daerah musuh untuk membesihkan sisa-sisa musuh untuk menguasai obyek vital.

Untuk megantisipasi terjadi penyanderaan dan evakuasi korban-korban pertempuran, Tim Paskhasau akan melakukan operasi SAR Tempur (Sarpur). Sementara untuk membantu korban pertempuran, dilakukan Pengungsian Medis Udara (PMU) dengan C-130 Hercules dengan membawa korban langsung ke Jakarta.

Sebelum memasuki latihan puncak, beberapa rangkaian latihan dilakukan seperti latihan pengisian bahan bakar di udara (Air Refueling) pesawat oleh tanker C-130 KC dengan pesawat tempur  Hawk 200 dan latihan penerjunan 13 pasukan tim Pengendali Tempur (Dalpur) oleh CN-295 Skadron 2.

Kasau Masekal TNI Ida Bagus Putu Dunia mengatakan, latihan ini merupakan pembinaan kemampuan dan kekuatan satuan-satuan TNI AU secara berjenjang mulai tingkat perorangan, tingkat satuan, antar satuan hingga tingkat latihan puncak Angkasa Yudha.

Latihan ini akan disaksikan langsung oleh Menhan RI Purnomo Yusgiantoro, Anggota DPR RI dari Komisi I, Pejabat Mabes TNI dan pejabat dari unsur TNI AD, TNI AL dan TNI AU.