maiwanews – Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan serta bukti kebenaran telah ditemukannya black box milik pesawat AirAsia QZ 8501.
Hal itu didungkapkan Bambang Soelistyo terkait berita telah ditemukannya black box di kedalaman 30 hingga 32 meter di bawah permukaan laut oleh kapal KN Jadayat milik Dirjen Pehubungan Laut, Kementerian Perhubungan.
“Saya akan sampaikan ditemukan (black box) kalo sudah ada buktinya, saya tidak ingin kalian (wartawan) dapat info simpang siur,” kata Bambang Soelistyo di kantor Basarnas, jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2014).
Menurut Bambang Soelistyo, yang ditemukan Tim SAR Gabungan sejauh ini hanyalah sinyal “ping,” sinyal yang baru diduga berasal dari black box yang dicari.
Bambang Soelistyo menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum dapat menetapkan bahwa black box sudah ditemukan. Sebagai Kepala Basarnas kata dia, dirinya baru berani mengkonfirmasi bahwa di dekat ditemukannya sinyal “ping” tersebut, Kapal Baruna Jaya menemukan serpihan sayap pesawat AirAsia.
Sebelumnya diberitakan, Direktur Kenavigasian Ditjen Hubla, Ir. Tonny Budiono, MM, mengatakan bahwa KN Jadayat berhasil mendeteksi keberadaan black box AirAsia QZ 8501 di kedalaman sekitar 30 sampai dengan 32 meter di bawah laut pada koordinat 03 37 21 S – 109 42 42 E.









