Ekor Pesawat AirAsia QZ8501 Diangkat ke Kapal Crest Onyx

ekor-pesawat-airasia-qz8501-diangkatmaiwanews – Dari kedalaman 35 meter dari permukaan laut, ekor pesawat ArAsia QZ8501 berhasil dibawa ke permukaan dengan menggunakan beberapa buah lifting bag.

Setibanya di permukaan laut yang bergelombang, ekor pesawat yang nampak berantakan lalu diikat ke crane kapal Crest Onyx milik SKK Migas.

Dari sisi belakan kapal Crest Onyx, crane menarik bangkai ekor pesawat yang terlihat jelas tulisan dan warna yang cukup menggambarkan bahwa ekor pesawat itu milik AirAsia yang jatuh pad Minggu (28/12/2014) lalu.

Saat ini, seluruh ekor pesawat sudah berada di atas kapal Crest Onyx untuk selanjutnya diperiksa apakah black box atau kotak hitam masih ada atau telah terpisah.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyaksikan langsung proses pengangkatan ekor pesawat itu dari atas KRI Banda Aceh, tidak jauh dari posisi Crest Onyx.

Dari geladak helly KRI Banda Aceh, Sabtu (10/1/2015), Moeldoko menyatakan memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa kepada para penyelam yang sudah berusaha mencari, menemukan, dan mengevakuasi ekor AirAsia QZ8501 itu.

Tidak perlu menunggu waktu, pemberian penghargaan secara simbolik diberikan kepada tiga perwakilan penyelam yakni Serma Marinir Boflen Sirait, KLK Edi susanto, dan Serka Anjar Nur.

“Surat keputusan (kenaikan pangkat luarbiasa) menyusul,” kata Panglima TNI Moeldoko dalam koprensi persi di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Sabtu (10/1/2015) sore WIB.