maiwanews – Pada penacarian hari ke-4, Rabu 31 Desember 2014 pagi, Tim SAR kembali menemukan tiga jenazah korban jatuhnya pesawat AisAsia QZ8501, seorang diantaranya diidentifikasi sebagai pramugari.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI F Henry Bambang Soelistyo, dalam konfrensi pers di kantor Basarnas Jakarta menjelaskan kronologis penemuan dua mayat berjenis kelamin laki-laki dan satu wanita tersebut.
Pada pukul 06.06 WIB kata Solistyo, ditemukan satu jenazah laki-laki, lalu pukul 06.45 ditemukan kembali satu jenazah perempuan berpakaian pramugari, dan pada pukul 06.56 kembali ditemukan satu mayat laki-laki.
Soelistiyo menjelaskan, tiga jenazah tersebut ditemukan di sektor 5, namun karena cuaca buruk di perairan Selat Karimata dengan gelombang antara 2 hingga 3 meter, jenazah tersebut belum bisa dievakuasi ke darat di Pangkalan Bun.
“Kami secepatnya akan bawa jenazah korban ke Pangkalan Bun untuk dipetikan dan didoakan dulu, lalu baru dibawa ke Surabaya untuk diidentifikasi,” kata Prasetyo, Rabu (31/12/2014).
Dengan ditemukannya tiga jazad baru di hari keempat kata Solistyo, berarti saat ini jumlah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 yang sudah ditemukan ada enam jenazah.
“Tiga jenazah berada di atas KRI Bung Tomo dan tiga lainnya di KRI Banda Aceh,” kata dia.
Tim SAR Ditpolsatwa Baharkam Polri Bantu Korban Gempa Myanmar
Warga Ambon Temukan Bahan Peledak Jenis Mortir Komando
Polisi Temukan 72 Kg Sabu di Rumah Kontrakan di Tangerang
Presiden, Pimpinan MPR, Gelar Rapat Koordinasi
Susur Kalimas, Pemkot Surabaya Masih Temukan Warga Buang Kotoran Hewan Kurban Di Sungai









