maiwanews – Hari ini, Kamis 1 Mei 2014 merupakan hari buruh internasional. Seperti biasa pada setia hari buruh atau yang yang lebih dikenal dengan sebutan may day, digunakan oleh masyarakat buruh untuk menggelar aksi unjuk rasa.
Dalah setiap aksi unjuk rasa buruh, beberapa tuntutan seperti penghapusan sistem kerja kontrak atau outsourching, peningkatan kesejahteraan buruh, selalu menjadi tema utama tuntutam mereka.
Namun Menteri Perindustrian Mohamad Suleman Hidayat meminta agar para demonstran buruh agar dengan damai, konstruktif, dan proporsional, serta menyampaikan tuntutan secara wajar dan tidak berlebihan.
Hidayat menyarankan agar semua tuntutan seperti peningkatan kesejahteraan dan penghapusan sistem kerjakontrak yang senantiasa disuarakan setiap tahun itu, bisa diselesaikan dengan duduk bersama antara pemerintah, pengusaha, dan buruh.
“Soal kesejahteraan bisa diperjuangkan secara konstruktif dan proporsional, sementara soal outsourcing, saya anjurkan agar diselesaikan di tingkatan tripartid,” kata MS Hidayat, Kamis 1 Mei 2014.
Seperti diketahui, dalam aksinya kali ini, buruh menuntut pemerintah menyetujui 84 komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang di dalamnya terdapat kebutuhan untuk televisi, pulsa, bahkan parfum.









