Sumbangan Gedung KPK Bisa Dipantau Lewat Twitter

maiwanews – Sumbangan masyarakat untuk pembangunan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa dipantau melalui akun Twitter @saweranKPK. Anggota Koalisi Saweran dan Mantan Jaksa Agung, Abdul Rahman Saleh, mengatakan di situs jejaring sosial tersebut jumlah dana akan dipublikasikan setiap pukul 15.00 WIB.

Dalam pernyataan Abdul Rahman di gedung KPK Kamis 28 Juni 2012, diketahui jumlah dana sudah hampir mencapai 60 juta rupiah. Terkait penggalangan dana di jalan-jalan, Abdul Rahman mengatakan hal itu bukan bagian dari pihaknya, namun ia tidak bisa melarang.

Pada kesempatan tersebut, pengamat kepolisian dan anggota koalisi, Bambang Widodo Umar, mengatakan pihaknya ingin berkoordinasi dengan KPK mengenai pengumpulan dana tersebut. Menurutnya, dana sumbangan dari masyarakat dimasukkan dalam rekening ICW. Sementara Ketua KPK, Abraham Samad, mengatakan gerakan masyarakat memberi sumbangan untuk pembangunan gedung KPK merupakan bentuk rasa memiliki terhadap KPK.

Berdasarkan informasi di akun Twitter @saweranKPK, masyarakat dapat mengirimkan sumbangan melalui rekening Perkumpulan ICW di BNI cabang Melawai Raya Jakarta Selatan dengan nomor 0056124374. Adapun jumlah sumbangan dibatasi maksimal 10 juta rupiah. Uang hasil sumbangan itu rencananya akan diserahkan kepada pihak Kementerian Keuangan.

Dalam akun Twitter itu, @saweranKPK menyatakan bahwa menggalang dana dari masyarakat lebih mulia daripada mengemis dana asing. Dikatakan juga bahwa kalau cuma soal duit dan gedung, sudah banyak org kaya yang mau membeli KPK. Ini lebih dari itu. Ini soal dukungan rakyat dalam memberantas korupsi.