maiwanews – Sebanyak 4 kantong jenazah sudah tiba di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur. Ke-4 kantong tersebut sebelumnya tiba sekitar pukul 07.35 WIB dengan helikopter bolkow Tim SAR di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu 12 Mei 2012.
Belum bisa dipastikan berapa jenazah yang ada di dalam 4 kantong jnazah itu. Diantara kantong jenazah, ada kantong yang tidak berisi jenazah melainkan benda-benda milik yang diduga milik para korban.
Menurut Kepala Bidang Kedokteran Polri Kombs Pol Anton Castilani, hingga saat ini, ke-4 kantong jenazah itu belum belum dibuka. Namun menurutnya, meski telah dibuka, jumlah korban yang ada di kantong belum bisa ditentukan jumlah jenazah yang ada di dalamnya.
Anton menjelaskan, proses identifikasi jenazah termasuk menentukan jumlah jenazah yang telah berada di RS Polri akan memakan waktu yang panjang bisa berminggu-minggu, berbuln-bulan bahkan tahun. Alasannya, terhadap semua bagian jenazah korban harus dilakukan identifikasi secara menyeluruh hingga nantinya tidak akan ada bagian jenazah yang tertinggal padaha jenazah telah diserahkan ke keluarga.
Karenanya, kepada keluarga korban, Anton meminta pengertian agar bersabar karena pihaknya tidak ingin menyerahkan jenazah atau bagian jenazah kepada pihak keluarga yang salah.
Berdasarkan manifes pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang jatuh, sebanyak 45 orang yang ikut dalam penerbangan maut itu. Karenanya, sejauh ini petugas telah menyiapkan kotak jenazah sebanyak 45 buah dengan nama masing-masing.
Setiap bagian jenazah yang telah ditemukan akan diidentifikasi satu persatu untuk kemudian dimasukkan di kotak jenazah. Untuk menghindri kesalahan kotak, maka penyerahan kotak jenazah kepada keluarga akan dilakukan setelah semua bagian jenazah telah selesai diidentifikasi.









