5.000 Personil Amankan Kunjungan Wapres di Makassar

maiwanews – Sekitar 5.000 personil dari unsur TNI dan Polri disiapkan untuk menjaga keamanan Wakil Presiden (Wapres) Boediono pada kunjungannya ke Makassar hari ini, Selasa 26 Juni 2012. Kunjungan Boediono tersebut dalam rangka peresmian Balai Rehabilitasi Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) Makassar. Pihak keamanan bahkan menyiapkan penembak jitu (sniper) di beberapa lokasi sepanjang jalur dari Bandara Sultan Hasanuddin hingga lokasi peresmian di Baddoka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Komisaris Besar (Kombes) Polisi, Chevy Ahmad, mengatakan Polda Sulawesi Selatan menurunkan 1.500 personilnya termasuk polwan. Ia mengatakan itu dua per tiga dari total kekuatan Polda.

Diperkirakan kedatangan Wapres Boediono akan disambut dengan aksi unjuk rasa oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Senin 25 Juni kemarin sekelompok mahasiswa telah melakukan unjuk rasa penolakan atas kedatangan Boediono. unjuk rasa itu sempat membuat kemacetan panjang. Sebuah mobil truk dibajak untuk dijadikan tempat orasi.

Para pendemo menolak kedatangan Boediono karena sejumlah kebijakannya dikatakan tidak pro rakyat. Para mahasiswa itu mengatakan akan menggelar aksi serupa jika hari ini Boediono tetap datang ke Makassar. Mereka juga mengatakan akan membawa massa dengan jumlah lebih besar.

Balai rehabilitasi tersebut dibangun pada tahun 2011 di atas tanah seluas 2,5 hektar dengan kapasitas lebih kurang 300 orang. Para korban penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan (narkoba) bisa menjalani proses pengobatan dan rehabilitasi di tempat itu.