AFF Cup 2010: Tiket Kategori I Habis, Pengantri Demo PSSI

pengantri-demo-pssimaiwanews – Pembukaan loket di lima lokasi, rupanya belum menajamin penjualan voucher leg kedua final AFF Cup 2010 bebas dari masalah. Pada penjualan tiket hari pertama, Kamis 23 Desember 2010, massa pengantri marah.

Ribuan pengantri tiket kategori satu itu, mendatangi kantor PSSI di kompleks Gelora Bung Karno dengan berteriak dan mengumpat sambil mengacungkan uang lima puluh ribuan dan seratus ribuan ke arah petugas yang berjaga.

Peristiwa bermula dari kericuhan yang terjadi di masing-masing loket. Para pengantri merasa kecewa dengan petugas penjual tiket karena tiket kategori satu dianggap habisnya terlalu cepat, padahal loket baru beberapa jam dibuka.

Seperti di loket C plaza timur, penjualan voucher baru dibuka sekitar pukul 10.00 WIB, namun sekitar pukul 13.40, voucher sudah dinyatakan habis. Anehnya, setelah didesak oleh massa yang mulai emosi, panitia ternyata bisa menambah jatah voucher di loket itu.

Setelah dilakukan penambahan jatah sebanyak dua kali dan jatah benar-benar dinyatakan sudah habis, pengantri di tempat itu kemudian marah lalu melampiaskan kemarahan dengan mencari petugas loket. Beruntung, baik petugas loket maupun petugas keamanan sudah ‘kabur’ duluan.

Akibatnya, kursi-kursi di bawah tenda menjadi sasaran kemarahan massa. Tidak puas membanting kursi, melempar botol plastik dan berteriak mengumpat, massa kemudian bergerak menuju kantor PSSI. Ternyata, di kantor PSSI juga telah berkumpul ribuan massa dari loket lain dengan masalah yang sama.

Umumnya merasa kesal karena telah mengantri berjam-jam bahkan kehujanan, tapi mereka tidak juga bisa membeli vouher tiket. Apalagi sebagian dari mereka bahkan telah memiliki nomor antrian. Nomor antrian diperoleh dengan cara menukar sementara dengan KTP asli.

Beruntung, dengan jumlah massa yang begitu banyak dan cenderung agak sulit ditenangkan, pihak PSSI dan LOC memberikan solusi dengan memilah massa yang sudah terlanjur memiliki nomor antrian untuk diberikan kesempatan membeli voucher.

Karena ternyata pemilik kupon antrian jumlahnya cukup banyak, solusi panitia ternyata cukup jitu dalam meredam kemarahan para pemburu tiket yang akan menyasikan timnas Indonesia berlaga melawan Malaysia di Gelora Bung Karno (GBK) 29 Desember 2010 mendatang.

“Berarti jatah voucher pembelian tiket sebenarnya masih banyak, tapi diumpet mereka (panitia),” kata salah seorang pengantri yang datang dari Bogor.

BERITA LAINNYA

.