maiwanews – Sejak sore hari, puluhan supporter Timnas Indonesia sudah memadati stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu, 29 Desember 2010.
Ribuan diantaranya, mengikuti nonton bareng di kawasan Parkir Timur depan tiga buah layar lebar yang disediakan LOC AFF. Dua layar dipasang di depan Hotel Sultan, satu layar dipasang di dalam pagar GBK.
Berdasarkn pantauan maiwanews, tak henti-hentinya para supporter tim Merah Putih itu menyanyikan lagu Garuda di Dadaku mengiringi rekaman musik yang dinyanyikan Band Netral dari sound system yang ada di samping layar.
Menjelang hari mulai malam, beberapa kelompok bahkan sudah melakukan ‘perang’ kembang api. Bunyi dan cahaya kembang api saling bersahutan dari tempat berbeda. Puluhan anggota kelompok lainnya terus bernyanyi dan menari-nari.
Suasana makin hangat dan meriah, seolah tidak memperdulikan apakah pasukan Firman Utina dan kawan-kawan berhasil atau tidak membalas kekalahan 0-3 Timnas Indonesia oleh Malaysia di stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Malaysia, 26 Desember lalu.
Suasana meriah bertambah gemuruh ketika pertandingan final leg kedua AFF Cup 2010 dimulai. Teriakan demi teriakan harapan dan kegembiraan mengiringi tim asuhan Alfred Friedl berjuang mengepakkan sayap garuda terbang tinggi di bumi pertiwi.









