New START: Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berlaku 10 Tahun

nuclear-from-flickr-by-Truthout.org-edPerjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) antara Amerika Serikat dan Rusia mulai berlaku hari Sabtu untuk masa 10 tahun. Dalam perjanjian itu kedua negara akan membatasi jumlah hulu ledak nuklir strategis dari 2.200 menjadi 1.550 buah.

Berdasarkan perjanjian itu Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan bertukar informasi tentang lokasi nomor dan karakteristik senjata yang tercakup dalam perjanjian dalam waktu 45 hari.

Clinton menyebut perjanjian tersebut untuk kepentingan semua orang. Sementara Lavrov mengatakan perjanjian itu akan meningkatkan stabilitas internasional.

Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menandatangani perjanjian April lalu di Praha.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon memuji baik Presiden Obama dan Medvedev untuk menunjukkan kepemimpinan pada masalah pengurangan senjata nuklir.

New START telah disetujui oleh Senat AS pada bulan Desember dan disahkan parlemen Rusia bulan lalu. Ia menggantikan perjanjian START SATU tahun 1991 yang telah jatuh tempo pada bulan Desember 2009. (voa)