Israel telah merancang miniatur kendaraan udara tak berawak (unmanned aerial vehicle/UAV) untuk membantu badan intelijen Israel, Mossad, dalam mengidentifikasi dan menargetkan musuh.
Mata-mata UAV yang baru diresmikan diberi julukan ghost, pesawat ini nyaris tidak mengeluarkan suara, beratnya hanya 9 pond atau sekitar 4 kilogram.
Pesawat dirancang untuk operasi khusus di daerah perkotaan, memiliki jangkauan sekitar 2,5 mil atau 4 kilometer dengan daya tahan penerbangan mencapai 6 jam. UAV mampu terbang dengan kecepatan 37 mil atau 59,5 kilometer per jam.
Perangkat dapat dibawa dalam ransel, bersama dengan baterai cadangan dan komputer, dan dikendalikan oleh dua prajurit melalui komputer laptop.
Helikopter mini tersebut memiliki panjang 4,76 meter dengan rentang rotor 2,46 meter, mampu terbang ke gedung melalui jendela untuk mendapatkan informasi secara real-time.
Oktober lalu, Israel meluncurkan sebuah pesawat yang lebih besar bernama Panther dengan berat lepas landas dari sekitar 138 pon (62,6 kilogram) dan lebar sayap 25 kaki, yang mampu tinggal udara selama 6 jam. (PressTV/aso)









