maiwanews – Badan Intelijen Negara (BIN) mengakui adanya dugaan keterlibatan Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan pendanaan dari pihak asing terkait gejolak di Papua belakangan ini. Kepala BIN Marciano Norman di gedung DPR, Jakarta, Senin 11 Juni 2012, mengatakan ada dugaan bahwa ada keterlibatan kelompok politik dibalik kekerasan di Papua.
Dikatakan pula bahwa kelompok Papua Merdeka berjuang dari dalam dan luar negeri. Mereka saat ini sedang berupaya menarik perhatian internasional. Bahkan para pejuang di hutan sudah mulai masuk dan bergabung dengan teman mereka di perkotaan.
Dalam 11 kejadian aksi teror seperti di Sorong, Puncak Jaya, Biak, Wamena, Abepura, Merauke, Mimika, Timika dan Paniai, telah menelan 50 korban jiwa. Korban terakhir, Tri Suruno, 35 tahun, seorang satpam mall sekaligus tukang ojek.
Senada dengan Marciano, Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Tubagus Hasanudin di gedung DPR 11 Juni 2012 menyatakan, dalam serentetan peristiwa penembakan di Papua, melibatkan pihak asing.
Polda Riau Amankan 8 Remaja Diduga Terlibat Aksi Kejahatan Jalanan
Appi Beberkan Rencana Pembangunan Stadion Hingga Keselamatan Transporasi
?Wali Kota Makassar Pastikan Seleksi Sekda Berjalan Transparan dan Profesional?
Indonesia-Uzbekistan Perkuat Kerja Sama Keagamaan dan Pendidikan
Sabtu Bersih, Pjs Wali Kota Pantau Tiga Kecamatan Mengendai Scooter Matic









