Pernyataan Sutan Bhatoegana Dituding Lecehkan Gus Dur

maiwanews – Dalam sebuah dialog bertema Pembubaran BP Migas untuk Kemakmuran Rakyat Rabu 21 November, Sutan Bhatoegana dituding mengeluarkan pernyataan berisi tuduhan bahwa saat menjabat sebagai Presiden, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersangkut kasus korupsi. Acara itu disiarkan secara langsung melalui siaran radio Pro 3 RRI.

Aktivis Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi, mengatakan dalam diskusi itu Bhatoegana tidak memang tidak secara langsung mengatakan Gus Dur terlibat dalam kasus Buloggate atau Bruneigate. Menurut Massardi, saat itu dia mengungkapkan bahwa pemerintahan ini korup, lalu Sutan menjawab dengan kalimat “memangnya pemerintahan Gus Dur turun karena apa?”.

Pendengar Pro3 RRI akan menangkap bahwa maksud pernyataan Bhatoegana adalah Gus Dur dilengserkan karena korupsi. Pernyataan Sutan Bhatoegana kembali diulang dalam wawancara dengan TV One.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dalam sebuah pernyataan pers hari Selasa 27 November 2012 segera menyampaikan permintaan maaf atas ucapan Bhatoegana. “Saya Ketua Umum DPP Partai Demokrat mohon maaf. Meski Sutan Bhatoegana bicara sebagai personal, tetap Sutan tidak bisa dipisahkan dari Partai Demokrat”, kata Anas.

Permintaan maaf Anas disampaikan sebagai Ketua Umum PD, keluarga besar NU, dan pengagum Gus Dur. Anas menyampaikan bahwa Bhatoegana tidak bermaksud menghina Gus Dur. Anas bahkan menghimbau kepada semua masyarakat Indonesia untu menghormati para pemimpin. Gus Dur adalah guru bangsa, ulama besar, dan cendekiawan terkemuka bukan saja di Indonesia, melainkan juga di dunia. Anas menyebut Gus Dur sebagai bagian terhormat dalam sejarah perjalanan Indonesia.

Putri Gus Dur, Zannuba Arifah Chafshoh (Yenny Wahid), selasa 27 November meminta Sutan mencabut fitnahnya. Ia meminta Sutan mencabut dan meralat ucapannya agar tidak menjadi fitnah. Yenny mengaku ia sekeluarga sedih atas pernyataan Sutan. Gus Dur tidak ada kaitannya dengan Buloggate dan Bruneigate.

Sutan sendiri mengaku dirinya tidak bersalah, ia tidak mendiskreditkan Gus Dur. Ia bahkan menuding Adhie Massardi telah memfitnah dirinya dengan mengatakan hal-hal diluar pernyataan Sutan. Ia juga mempersilahkan Adhie melaporkan masalah itu ke polisi. (azm)