maiwanews – Direktur The Wahid Institute, Yenny Wahid, mengapresiasi kepemimpinan Jokowi sebagai gubernur DKI Jakarta. Jokowi dikatakan selama ini membela kaum terpinggirkan dan menyelesaikan masalah tanpa kekerasan. Hal itu sejalan dengan pernyataan Jokowi saat menyampaikan orasi kebangsaan dalam peringatan hari ulang tahun ke-9 Wahid Institute Kamis 26 September 2013 di Taman Amir Hamzah Jakarta Pusat.
Dalam orasinya Jokowi mengatakan sekarang sudah tidak zaman menggunakan kekerasan sebagaimana biasa dilakukan Satpol PP. Semangat anti kekerasan mendorong Yenny untuk mengundang Jokowi melakukan orasi kebangsaan pada peringatan ulang tahun Wahid Institute.
Peringatan itu berlangsung sederhana dan dihadiri beberapa kolega Gus Dur. “Kami mengadakan di kantor Wahid Institute dengan mengudang kolega-kolega almarhum Gus Dur dan komunitas-komunitas dampiongan kami”, ujar Yenny. Yenny menambahkan bahwa acara itu sebagian besar dihadiri kaum muda.
Orasi kebangsaan Jokowi diharapkan mampu memotivasi kaum muda untuk jujur, sportif, dan berani. Menurut putri kedua Abdurrahman Wahid itu, ia ingin mendorong kaum muda agar lebih aktif membangun budaya damai di komunitasnya masing-masing. (R18)
Porsche Tennis Grand Prix: Jessica Pegula Tampil Perdana di Stuttgart
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Lamborghini Taipei Memperkenalkan Temerario
Menlu AS Bertemu Kepala Administrasi Kepresidenan Ukraina
Sabtu Bersih, Pjs Wali Kota Makassar Apresiasi Kekompakan Masyarakat dengan Pemkot









