maiwanews – Helikopter angkut personil jenis MI-17 TNI AD milik TNI AD yang jatuh di perbatasan Malinau, Kalimantan Utara-Malaysia, Sabtu (9/11/2013), menyebabkan 13 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya selamat namun mengalami luka bakar.
Menurut Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul, saat jatuh, helikopter buatan Rusia yang relatif baru tersebut mengangkut 21 penumpang termasuk pilot yang terdiri dari delapan kru dan 13 pekerja bangunan.
Iskandar Sitompul membantah jika dikatakan helikopter yang mulai beroperasi 2010 lalu itu jatuh karena kelebihan muatan. Dikatakan Iskandar, kapasitan angkut MI-17 sebanyak 30 orang. Menurutnya, barang yang dimuat pesawat itu masih dalam toleransi.
Sebelum jatuh, helikopter yang mengangkut 13 orang sipil dan 8 anggota TNI itu dikabarkan mengalami kendala teknis yakni mesin tiba-tiba kehilangan tenaga.
Helokopter MI-17 naas itu sedang menuju perbatasan Malaysia untuk mengangkut logistik guna keperluan pembangunan pos perbatasan di Long Bulan atau daerah Tunjungan, Malinau.









