Di Hari Ketujuh, Tim SAR Temukan Badan Pesawat AirAsia QZ8501

air-asiamaiwanews – Pada pencarian hari ketujuh, tim SAR memastikan bahwa temuan dua objek sebelumnya adalah badan pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (28/12/2014) lalu.

Badan pesawat AirAsia itu ditemukan dalam dua bagian dengan ukuran yang cukup besar. Bagian pertama berukuran 9,4 m x 4,6 x 0,5 meter dan bagian kedua berukuran 7,2 meter x 0,5 meter.

“Objek cukup besar dimensinya, yang satu berhasil diketahui dengan dua dimensi, sementara satu lainnya dengan tiga dimensi,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI, F.HB Soelistyo, dalam jumpa pers di kantor Basarnas, Sabtu (3/1/2015).

Menurut Soelistyo, penemuan badan pesawat yang berada di kedalaman 30 meter itu bermula dari informasi yang disampaikan pesawat Hercules C130 milik TNI AU.

Berdasarkan temuan itu kata Soelistyo, KRI Bung Tomo lalu diperintahkan merapat ke daerah prioritas itu untuk melakukan pencarian dengan menggunakan sistem sonar.

Hasilnya lanjut Soelistyo, pada hari Jumat 2 Januari 2015 pukul 7.43 WIB yang belum terconfirm itu, ditemukan adanya dua objek yang berdekatan. Tindakan selanjutnya katanya adalah memerintahkan kapal Geo Survey untuk merapat ke KRI Bung Tomo.

Hasilnya kata dia lagi adalah ditemukannya dua objek cukup besar itu. Dari temuan itu lanjutnya, tindakan-tindakan tim Basarnas selanjutnya dilanjutkan dalam operasi di hari berikutnya.

Ditambahkan Soelistyo, penemuan badan pesawat AirAsia QZ 8501 tidak terlepas penemuan tumpahan minyak sebelumnya di sekitar lokasi jatuhnya pesawat naas itu.