maiwanews – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, kehadiran tentara di sekitar Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah untuk menghindari bentrok fisik antara KPK dan Polri.
“Ya supaya jangan terjadi (per)kelahian. Cuma bantu mengamankan,” kata Ryamizard Ryacudu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2015).
Ryamizard menegaskan, meski kehadiran prajurit di tengah kisruh Polri KPK atas permintaan Ketua KPK Abraham Samad, TNI tidak akan berpihak pada salah satu institusi.
KPK dan Polri kata Ryamizard, adalah dua lembaga yang harus dijaga. Jadi kata dia, kita berharap antar kedua jangan sampai terjadi gesekan fisik.
Pada saat terjadi ketegangan antara Polri dan KPK menyusul kasus Kepala Korlantas beberapa waktu lalu, sejumlah pasukan elit TNI juga disebut-sebut hadir di sekitar gedung KPK.
Panen Jagung Seluas 68 Hektar di Pati, Hasilkan 478 Ton
Prabowo Terima Sambutan Kehormatan dari Sultan Brunei di Istana Nurul Iman
Menlu Rusia Sebut Warga Sipil Jadi Korban Serangan Ukraina
Vladimir Putin Terima Kunjungan Wang Yi
Prabowo: Kita Tidak Bisa Melindungi Hanya dengan Itikad Baik









