Hatta Radjasa Tidak Merasa Ditelikung Aburizal Bakrie

Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian RI Hatta Radjasa mengaku tidak kecewa apalagi merasa ditelikung dengan dipilihnya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie Hatta Radjasasebagai Ketua Harian Sekretaris Gabungan Koalisi, posisi yang ia pegang sebelumnya.

“Saya tidak pernah merasa ditelikung, kita kan bersama-sama mengatakan sebaiknya (Ketua Harian) ini partai terbesar. Bukan berarti yang lain tidak berperan, semua berperan,” kata Hatta Radjasa usai sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden,Jakarta, Rabu, 12 Mei 2010.

Meski tidak merinci kebijakan strategis seperti apa yang dimaksud, Hatta juga mengungkapkan bahwa, koalisi akan mendukung kebijakan-kebijakan strategis pemerintah. Menurut pria berambut putih itu, koalisi tidak dibentuk dengan maksud menyeragamkan peserta koalisi.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menolak jika pembentukan Sekretarian Bersama Koalisi dikaitkan dengan upaya pemerintah menghadang kasus Century. Ia mengajak semua pihak untuk mempercayakan sepenuhnya penuntasan skandal Century ke proses hukum.

“Yang sudah lewat ya sudah. Proses hukum juga terus berjalan. Presiden juga sudah katakan prosesnya harus tuntas, tidak tersisa tidak boleh menimbulkan pertanyaan,” kata mantan Mesesneg dan Menteri Perhubungan itu.

Pembentukan sekretaris bersama atau gabungan mendapat respon publik yang cukup kritis karena dilakukan tidak berselang lama setelah pengumuman pengunduran diri Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan.

Di tubuh Partai Golkar, Sekretaris Bersama itu menyisakan persoalan yang panjang. Anggota DPR dari Partai Golkar yang juga anggota Pansus Century, Agu Gunanjar, secara terang-terangan meminta agar keberadaan Sekber ditinjau ulang. Ia melihat keputusan Ical menerima posisi ketua harian tidak melalui mekanisme keputusan partai.