
maiwanews – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menerima mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia, Makassar. Para mahasiswa dijadwalkan menggelar bakti sosial di dua desa di kabupaten tersebut pada Sabtu, 10 Februari 2024.
Bupati Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf, menyambut dan menjamu rombongan mahasiswa dari HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Komisariat Kedokteran Gigi UMI (Universitas Muslim Indonesia) Makassar di Pendopo Rujab (Rumah Jabatan) Bupati Bulukumba, Jumat malam, 9 Februari 2024.
Perjamuan tersebut dihadiri beberapa pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bulukumba. Para pejabat itu antara lain dr Muhammad Amrullah (Kadis/Kepala Dinas) Kesehatan, Andi Buyung Saputra (Kadis Pendidikan dan Kebudayaan), serta Ferryawan Fahmi (Kadis Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga).
Ketua Umum HMI Komisariat Kedokteran UMI Makassar, Aditya Dwianugrah Wiratman, dalam pernyataannnya menyampaikan, bakti aksi rencananya dilaksanakan di dua titik, yaitu di Desa Ara dan Lembanna. Kedua desa terletak di Kecamatan Bonto Bahari.
Bakti aksi ini berupa pemeriksaan kesehatan gigi gratis dengan tiga tindakan, yaitu penambalan, ekstraksi dewasa dan ekstraksi anak.
Mengenai jumlah mahasiswa peserta bakti aksi, Aditya menyebut total sebanyak 105 orang. Semenara untuk jumlah pasien, ia mengatakan: “Untuk pasien, berapa pun kami terima di posko dari pukul 07.00 sampai 16.00 Wita”, ungkap Aditya.
HMI Kedokteran UMI Makassar dikatakan sudah sering melaksanakan bakti aksi sosial. Namun ini pertama kali dilakukan di Bulukumba.
Kegiatan seperti ini disebut merupakan salah satu tempat berliburnya mahasiswa di HMI Kedokteran Gigi UMI Makassar. Itu merupakan salah satu alasan mengapa bakti aksi sosial kali ini dilaksanakan di Bulukumba.
Bupati Andi Utta dalam keterangannya menyampaikan, suatu kehormatan bagi masyarakat karena Bulukumba dipilih sebagai lokasi bakti aksi sosial tersebut. Ia mengajak mahasiswa untuk menikmati keindahan alam Bulukumba.
Andi Utta berharap kegiatan baksos ini membuat masyarakat di Desa Ara dan Lembanna bisa merasa lebih nyaman dan terbantu. “Kesehatan gigi dan mulut sangat penting. Kadang orang mengabaikannya”, ungkapnya. (z/Diskominfo Prov Sulsel)









