BOJONEGORO – Memperjuangkan sebuah konsep sukses di awal perjuangan adalah sesuatu yang terhitung mudah. Namun mempertahankannya tetap eksis ke depannya sangatlah berat.
Demikian disampaikan H Rahmat Hidayatullah, SE, ketika terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKNU Bojonegoro kali kedua dalam Musyawarah Cabang I di yang diselenggarakan di Gerdu PKNU setempat.
“Memperjuangkan memang terkadang mudah. Namun, untuk mempertahankan yang udah berhasil sangat berat. Dan PKNU sendiri ke depannnya semakin berat dan banyak tntangannya. Meski begitu, saya optimis hal itu bias kita lewati. Dan amanat itu, akan jalankan dengan segala daya dan perjuangan yang tiada henti,” kata Rahmat Hidayatullah, Sabtu (27/06/2010).
Dalam Musyawarah Cabang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPW PKNU Jawa Timur,MH Rofiq, ini Rahmat Hidayatullah terpilih secara aklamasi. Sementara, Ketua Dewan Syuro dipercayakan kepada, KH Hambali Mudrik.
Cak Rofiq dalam sambutannya menyatakan, target perolehan suara 25 persen atau sekitar 12 kursi di tigkat perlemen pada Pemilu 2014 mendatang, PKNU optimistis akan mampu meraihnya.
Estimasi tersebut, didasari oleh dua komponen modal luar besar, yakni kharisma para kiai dalam bentuk finalisasi dan ikhtiar partai dalam peran pentingnya lemunculan PKNU serta kekuatan warga nahdliyin kultural yang sedemikian signifikan di tingkat konstituen.
“Kita sudah punya modal sangat besar. Disamping roh penting di tubuh PKNU, yaitu Islam ahlussunnah waljamaah. Namun, sekali lagi saya ingatkan meski telah punya kekuatan besar, jangan lantas berpangku tangan begitu saja. Kita optimistis akan mencapai target perolehan 25 persen suara pada Pemilu 2014 mendatang,” tegas Cak Rofiq.









