maiwanews – Kisruh kepengurusan Golkar rupanya tidak berhenti pasca keputusan MA dan Pengadilan Tinggi Jakarta, Dave Laksono mengusulkan digelar Muasyawarah Nasional (Munas) bersama.
Usulan Dave yang juga merupakan anak Ketua Umum Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono itu ditanggapi oleh kubu Aburizal Bakrie atau Ical, Idrus Marham.
Idrus Marham mengatakan, pihaknya tidak mendukung Munas Golkar yang tidak diatur dalam Anggaran asar dan Anggaran Rumah Tangga (AD?ART) partai meskipun maksunya untuk mengakhiri konflik internal.
“Kita tunggu lima tahun lagi (baru Munas). Setelah itu silakan berkompetisi lagi,” kata Irus Marham yang juga Sekjen Golkar kubu Aburizal di Jakarta, Senin (9/11/2015).
Idrus menegaskan, munas hanya digelar lima tahun sekali berdasarkan AD/ART Golkar yakni pada tahun 2019. Menurutnya, tidak ada munas dalam waktu dekat.
Seperti diketahui, dalam acara Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Golkar 2015 di kantor DPP Golkar, dalam pidatonya Agung menyampaikan usulan munas dipercepat untuk mengahiri kisruh Golkar.









