Kecelakaan Kerja di KPH Kebonharjo Nol

REMBANG – Jika dibanding dengan perusahaan lainnya, Perum Perhutani termasuk perusahaan yang masuk kategori nol persen dalam jumlah angka kecelakaan kerja. Salah satunya adalah Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo kembali meraih penghargaan keselamatan kerja Zero Accident (tidak terjadi kecelakaan kerja) tingkat Kabupaten Tuban, dalam tahun 2011 dari Bupati Tuban H Fathul Huda, yang diserahkan dalam upacara peringatan hari keselamatan dan kesehatan kerja nasional  serta pernyataan dimulainya bulan keselamatan dan kesehatan kerja nasional tahun 2012  di  aloon-aloon kota Tuban beberapa waktu berselang.

Selain KPH Kebonharjo, dua KPH lainnya yakni Jatirogo dan Tuban juga memperoleh penghargaan serupa.
Penyerahan penghargaan keselamatan kerja diterimakan kepada 17 Perusahaan di wilayah Kabupaten Tuban oleh Bupati Tuban, termasuk Perhutani Kebonharjo. Perum Perhutani KPH Kebonhajo mempunyai lahan hutan yang terletak di wilayah Kabupaten Tuban seluas 3.170,14 ha.

Bupati Tuban H Fathul Huda dalam sambutannya mengatakan, peringatan hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan tahun ketiga bangsa Indonesia untuk berjuang berperan aktif dan bekerja secara kolektif dalam mendukung cita-cita besar kita, yaitu Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015.

Mengingat pentingnya hal tersebut, maka diperlukan penerapan K3 lebih intensif dan akuntabel yaitu melalui penerapan Sistem Menajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Dalam peringatan Hari K3 Nasional yang dilanjutkan dengan Bulan K3 Nasional tahun ini mengambil tema pokok  optimalisasi penerapan SMK3 untuk peningkatan mutu kerja dan produktifitas.

Administratur Perhutani Kebonharjo Ir Sudarwanto menyatakan, akan terus  berupaya dan mendukung cita-cita besar mewujudkan Indonesia bebudaya K3, dalam penerapan SMK3 di Perhutani  Kebonharjo sudah cukup lama.

“Karena itu merupakan yang harus dipenuhi untuk  memperoleh sertifikat pengelolaan hutan lestari (PHL) dengan standart Forest Stewardship Counsil (FSC) melalui Lembaga Sertifikasi Rainforst Aliance- Smart Wood (USA). Hal ini membuktikan bahwa pengelolaan hutan di Perhutani Kebonharjo mengacu pada frinsif Pengelolaan Hutan Lestari,” kata Sudarwanto di kantornya.

Sudarwanto yang akan dimutasikan sebagai GM Pemasaran Kayu diPerumPerhutani Unit III Jabar ini, menyatakan Perhutani Kebonharjo sudah mengimplementasikan berbagai program SMK3  (Sistem Menegemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) mulai dari bidang persemaian, tanaman, keamanan dan produksi. Penghargaan yang sama juga diperoleh dari Menakertrans Muhaimin Iskandar di tahun 2011. (LEA)