maiwanews – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Zulkifli Hasan Jum’at 3 Febuari menerima delegasi Pimpinan Rumah Zakat (RZ) di ruangannya. Kedatangan rombongan RZ, dipimpin Coorporate Secretary Dang Hepy, untuk menyampaikan undangan agar Ketua MPR berkenan menjadi pembicara kunci pada diskusi tentang zakat Maret mendatang.
Dalam kesempatan itu delegasi RZ antara lain menyampaikan bahwa mereka telah menempuh berbagai upaya sebagai berkontribusi memajukan masyarakat. Melalui jalur pendidikan dan pembangunan desa, RZ sudah memiliki 18 sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Total jumlah siswa sekolah tersebut mencapai 12.000 orang dimana semua murid bebas biaya pendidikan, termasuk sepatu, seragam dan buku-buku pelajaran.
Pentingnya pendidikan disoroti oleh Zulkifli dengan mengatakan saat ini Indonesia tertinggal dari negara lain terutama bidang pendidikan dan kewirausahaan. Semua pihak diminta terlibat dalam upaya mengejar ketertinggalan dengan membangun pendidikan berkualitas dan memberi keterampilan kepada masyarakat.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menekankan pribadi dengan keterampilan tertentu bisa menghasilkan karya lebih baik dibanding jika tanpa keterampilan. Ia mencontohkan, ketrampilan menanam pohon buah-buahan atau beternak membuat petani tidak tergantung pada aktifitas menanam padi. Petani bercocok tanam buah-buahan untuk mendapat lebih baik. Ketrampilan wirausaha membuat petani bisa memasarkan produknya tanpa bergantung pada tengkulak.
Dengan keterampilan, banyaknya pengangguran dewasa ini bisa ditekan. Keterampilan wirausaha perlu diajarkan pada anak usia dini agar tidak tergantung hanya ingin jadi pegawai, tapi juga menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja. (MPR)









