maiwanews – Ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR resmi dioperasikan Senin 11 Juni 2012 setelah melalui proses renovasi sejak tahun 2011 dengan biaya 11,4 miliar rupiah.
Sekretaris Jendral (Sekjen) DPR, Nining Indra Saleh, mengatakan tadinya anggaran mencapai Rp 19.990.000.000, berarti terjadi penghematan sebesar Rp 8.533.000.000. Penghematan bisa dilakukan karena adanya penggantian beberapa barang. Misalnya 126 kursi di ruang rapat, tadinya akan menggunakan kursi buatan Jerman seharga Rp 26 juta perbuah, tapi diganti dengan kursi buatan lokal seharga Rp 2,5 juta.
Selain itu rencana penggunaan sistem suara nirkabel dibatalkan dan menggunakan sistem suara dengan kabel. Namun ada beberapa barang impor tidak diganti dengan propduk lokal. Nining menjelaskan, barang seperti LCD dan karpet tidak diganti karena selisih biayanya tidak banyak.
Menurut Nining, semua penghematan itu akan dikembalikan ke negara. Nilainya bisa lebih dari 8,5 miliar karena biaya konsultan perencanaan dan konstruksi juga mengalami penurunan.









