SURABAYA – Untuk menjaga kesinambungan kesenian lurduk di tengah keterpurukan, Ludruk Karya Budaya Mojokerto melakukan tur di tiga kota di Jawa Timur, dengan lakon ‘Juragan Dhemit’ di Lapangan Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang,
yang berakhir kemarin malam, Sabtu (24/4/2010).
“Pementasan ini sekaligus memungkasi serangkaian tour Ludruk Karya Budaya di tiga kota sejak awal April lalu,” kata Pimpinan Produksi, Hengky Kusuma.
‘Juragan Dhemit’ menampilkan bintang tamu Lutfi Galajapo dan Insaf Suzana. Selain itu juga diperkuat oleh Tim Lawak Ludruk Karya Budaya yang tak kalah tenar, seperti Cak Trubus, Cak Slamet, Cak Liwon, Cak Togel dan Cak Kentut.
Sebelumnya, dalam rangkaian tour tiga kota ini, Ludruk Karya Budaya mengawali pentas di Lapangan Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Mojokerto dengan lakon ‘Kemanten Jonggol’, dilanjutkan dengan pentas lakon ‘Janda Milyuner’ di Lapangan Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.
“Lakon yang dipentaskan di masing-masing kota memang berbeda-beda,” ujar Hengky yang saat ini duduk sebagai anggota pleno Dewan Kesenian Surabaya.
Hengky menyatakan, pada dua pementasan sebelumnya dalam rangkaian tour tiga kota Ludruk Karya Budaya ini sebenarnya salah satu aktor ludruk kawakan asal Mojokerto, Cak Supali, turut tampil. Namun dalam pentas di Malang ini Supali berhalangan hadir karena bertubrukan dengan jadwal pribadinya yang mengharuskan pentas di kota lain.
.









