maiwanews – Aksi panjat dan cat gedung DPR oleh Pong Harjatmo, merupakan bentuk kegeraman artis layar lebar zaman dulu itu terhadap sejumlah kasus yang terjadi di tanah air, namun belum terselesaikan hingga kini.
“Semua, semua dari awal, mulai dari kasus lumpur lapindo, kasus Century, kasus Susno, soal tabung gas meledak, sampai ini soal wakil rakyat yang membolos. Sudah tidak bisa dibiarkan,” ucap Pong.
Hal itu diuangkapkan Pong Harjatmo dalam sebuah diskusi yang diberi nama Obrolan Langsat (Obsat) di Jl Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 30 Juli 2010.
Bintang film senior layar lebar itu menceritakan bagaiman ia memulai aksinya hingga kemudian diamanan oleh Pamdal gedung DPR.
“Jadi saya tiba di Gedung DPR itu pukul 08.00 WIB. Lalu saya muter-muter, di belakang ternyata ada tangga karena habis renovasi. Jadi tadi cerita Spiderman itu boong,” cerita Pong sambil tertawa.
Setelah menemukan tangga, ia lalu melihat kondisi di sekitar atap. Setelah itu, Pong lalu pergi ke toko material membeli cat semprot warna merah. “Tadinya mau warna orange tapi kurang tua. Modal Rp 40 ribu loh,” katanya melanjutkan kisahnya, masih dengan tertawa.
Setelah cat semprot sudah di tangan, ia kembali masuk ke gedung DPR. Agar tak dicurigai, cat dimasukkan daam tas dan berjalan santai. “Dengan modal menyapa hai hai , itu sudah dipersilakan masuk,” ujarnya.
Di tempat survey sebelumnya, ia lalu memanjat sambil berpegangan dengan tali yang ada di situ karena takut jatuh. Sampai batas yang ia rasa bisa dilihat orang tulisannya, Pong langsung melakukan aksi tulis. Ia menulis tiga kata yakni TEGAS, jujur dan adil.
Meski karena aksinya yang menjadi trending topics di twitter itu membuatnya harus diamankan oleh Pamdal DPR dan sempat dibawa ke pos polisi terdekat, ia mengaku sama sekali tidak menyesal.
Pong yang dalam aksi nekadnya itu memakai kemeja putih, bisa berjalan mulus karena pada saat yang bersamaan, para anggota Pamdal DPR sedang melaksanakan Shalat Jumat.









