Kepala Pembinaan Mental Kodam Jaya Letnan Kolonel Caj Muhammad Zaid memimpin acara peringatan 1 Muharam 1430 Hijriah dalam kegiatan Pembinaan Mental Bulanan bagi personel Kodam Jaya bertempat di Masjid Al Jihad Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta Timur. Kamis (17/12).Hadir dalam acara peringatan tersebut Ketua Yayasan Seroja Bapak Sutandi, para personel baik Militer maupun Pegawai Negeri Sipil jajaran satuan Badan Pelaksana Kodam Jaya yang bermarkas di lingkungan Markas Kodam Jaya berjumlah 350 orang. Tampil sebagai penceramah dari Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat Letnan Kolonel Caj Rifai.
Penceramah dalam acara ini menyampaikan bahwa, Negara Indonesia telah di hantam oleh berbagai macam pemikiran dan kitab-kitab dari Timur Tengah, perang pemikiran didalam buku-buku atau referensi disebut perang kebudayaan. Didalam ajaran Islam diharapkan anggota TNI mau menerima secara arif budaya lokal, contohnya Halal Bihalal, Maulid Nabi, Nuzulul Quran dan berdoa setelah shalat. Setelah munculnya berbagai aliran yang luar biasa banyaknya maka Halal Bihalal, Nuzulul Quran, Maulid Nabi dan berdoa setelah shalat semuanya tidak diperbolehkan karena itu merupakan bid’ah.
Penceramah mengingatkan banwa, Islam yang aman bagi kita adalah kita harus berangkat dari awal. Nabi Muhamad SAW diangkat menjadi Rasul pada 610 Masehi dan berjuang selama bertahun-tahun, selama 13 tahun di Mekah berjuang untuk memperbaiki alkitab karena alkitab sebelum itu akidah-akidahnya telah dirusak selama 500 tahun. Perbaikan akidah, keimanan dan setelah baik baru ditanamkan akhlaq, ibadah dan sebagainya. Karena bila keimanan dan akhlaq belum diperbaiki percuma saja untuk memerintahkan shalat, dilarang berjinah, dilarang meminum minuman keras kalau orang-orang belum beriman.
Peringatan 1 Muharam 1430 H di Masjid Al Jihad Kodam Jaya diisi pula pemberian santunan kepada 11 (sebelas) anak yatim yang tergabung dalam Yayasan Seroja dan diterima yang diwakili oleh Ketua Yayasan Seroja.









