maiwanews – Dua anggota tim warranty jet Sukhoi asal Rusia bernama Alexander dan Voronim yang ditemukan meninggal dunia, saat ini masih menjalani otopsi RS Bhayangkara Polda Sulselbar .
Alexander ditemukan sudah tidak bernyawa Senin, 13 September 2010 pagi di kamar Mess Landasan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, sementara Voronim meninggal dunia beberapa saat setelah tibadi Rumah Sakit Stella Maris Makassar.
Menurut Komandan Lanud (Danlanud) Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama Agus Supriatna yang engutip keterangan dokter, Voronim tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi lemas. Dugaan sementara, dia meninggal karena serangan jantung setelah mendengar Alexander meninggal.
Selain dua meninggal, seorang lagi yang sedang menjalani pemeriksaan di ruang VIP 201 RS Stella Maris, yaitu Victor Savanoc. “Dia hanya seperti orang teler, tidak sekarat. Jadi kita tunggu saja hasil pemeriksaan dokter termasuk hasil autopsi terhadap dua orang yang meninggal tersebut,” jelas Agus.
Agus juga belum berani memastikan penyebab kematian keduanya dan penyebab Victor seperti orang mabuk karena di lokasi kejadian tidak ditemukan satupun barang yang mencurigakan.
“Kita masih akan mencari fakta-fakta dan menanyakan pada orang yang melihat pertama kali Alexander meninggal. Kemudian akan dibuat kronologisnya biar semuanya jelas. Sekarang belum bisa melakukan apapun dan mengatakan mereka makan dan atau minum apa,” kata Agus.
Namun menurut informasi yang beredar, kematian dua warga Rusia itu diduga meninggal karena keracunan minuman keras.
Akibat meninggalnya dua orang teknisi itu, dipastikan tidak akan mengganggu proes perakitan dua buah Jet Tempur Sukhoi yang baru tiba di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.
Rencananya, para teknisi dan pengawas termasuk yang meninggal tersebut, akan bertugas di Makassar selama satu tahun, menunggu hingga Jet Sukhoi berada pada kondisi siap tempur.









